January 17, 2017

Multiple Site with Apache

Setelah membaca tentang bagaimana mudahnya membuat sebuah situs dengan W-CMS, saya lalu tertarik untuk mencoba beberapa. Jatuhlah pilihan saya pada Joomla, Drupal, Wodrpress, dan phpBB. Menurut informasi yang saya peroleh, kebutuhan mereka tidak jauh beda. Apache, PHP, dan MySQL. WAMP server adalah aplikasi yang cocok sebagai web servernya. Maka jadilah WAMP server + Windows XP sebagai web server. Instalasi WAMP server ini sangat mudah sehingga sangat tidak perlu untuk dijelaskan J. Saya hanya akan membahas tentang konfigurasinya saja. Saya ingin menggunakan 4 W-CMS tadi dan mengaksesnya dari localhost dengan nama domain drupal.localhost, joomla.localhost, phpbb.localhost, dan worpress.localhost.
Diasumsikan bahwa WAMP server telah berjalan dengan normal. Saya menginstalnya ke direktori C:\wamp dan source keempat W-CMS saya telah tersedia. Langkah pertama yang saya lakukan adalah memeriksa DocumentRoot. Ini dapat ditemukan dengan meng-klik pada wamp tray kemudian memilih www directory. Lalu lihatlah alamat pada address bar Windows Explorer.
Di direktori ini saya menyiapkan 4 folder untuk 4 W-CMS yang saya miliki. Yaitu drupal, phpBB, joomla, dan wordpress. Kemudian keempat source W-CMS saya ekstrak ke folder (document root)nya masing-masing.
Pada beberapa sumber penambahan virtual host dilakukan pada httpd.conf, tetapi saya lebih suka untuk tidak menuliskan defenisi pada httpd.conf. Saya hanya meminta Apache untuk mengikut sertakan konfigurasi virtual host dari file httpd-vhosts.conf. Caranya adalah menghilangkan tanda # pada baris
#Include conf/extra/httpd-vhosts.conf
pada httpd.conf. Langkah berikutnya adalah menuliskan konfigurasi virtual host pada file
C:\wamp\bin\apache\Apache2.2.21\conf\extra\ httpd-vhosts.conf
Berikut ini adalah konfigurasi yang saya gunakan.
<VirtualHost *:80>
    ServerAdmin webmaster@wordpress.localhost
    DocumentRoot "c:/wamp/www/wordpress"
    ServerName wordpress.localhost
                ServerAlias wordpress
    ErrorLog "logs/wordpress.log"
    CustomLog "logs/wordpress.log" common
</VirtualHost>

<VirtualHost *:80>
    ServerAdmin webmaster@drupal.localhost
    DocumentRoot "c:/wamp/www/drupal"
    ServerName drupal.localhost
    ServerAlias drupal
    ErrorLog "logs/drupal.log"
    CustomLog "logs/drupal.log" common
</VirtualHost>

<VirtualHost *:80>
    ServerAdmin webmaster@phpbb.localhost
    DocumentRoot "c:/wamp/www/phpBB"
    ServerName phpbb.localhost
                ServerAlias phpbb
    ErrorLog "logs/phpbb.log"
    CustomLog "logs/phpbb.log" common
</VirtualHost>

<VirtualHost *:80>
    ServerAdmin webmaster@joomla.localhost
    DocumentRoot "c:/wamp/www/joomla"
    ServerName joomla.localhost
                ServerAlias joomla
    ErrorLog "logs/joomla.log"
    CustomLog "logs/joomla.log" common
</VirtualHost>
Konfigurasi baru diaktifkan dengan me-restart WAMP server.
Langkah terakhir adalah memetakan IP address ke masing-masing domain. Ini saya lakukan dengan mengedit file C:\Windows\System32\drivers\etc\hosts
127.0.0.1              drupal.localhost
127.0.0.1              joomla.localhost
127.0.0.1              phpBB.localhost
127.0.0.1              wordpress.localhost
Sekarang saya dapat mengakses keempat domain lokal tadi.
http://drupal.localhost
http://joomla.localhost
http://phpBB.localhost
http://wordpress.localhost
Tetapi apa yang terjadi jika anda mengakses http://localhost dari web browser?

No comments:

Post a Comment